top of page
Search

FWB istilah keren dan kekinian agar tidak terlihat kemaksiatan

  • Writer: Pembela Pers
    Pembela Pers
  • Jul 20, 2022
  • 3 min read

Istilah FWB ini kerap dipakai anak muda yang sedang menjalani hubungan lawan jenis tanpa didasari rasa cinta, hanya bertujuan untuk mendapatkan kesenangan semata.


Friend with Benefit (FWB) istilah keren ABG jaman sekarang yang artinya teman tapi mesra atau hubungan tanpa status.


“Karena menurut gua, banyak anak muda yang sebenarnya asik-asik saja melakukan hal-hal yang sifatnya maksiat, tapi dia tidak mau dicap sebagai orang yang maksiat, nah itu menjadi branding penting bagi dia,” ujar Habib Ja’far dikanal YouTubenya.


Seperti halnya kemaksiatan lain yang kini banyak menggunakan istilah keren dan kekinian agar tidak terlihat kemaksiatan.


“Karena banyak orang tuh, pengen telihat baik di mata manusia dan tidak peduli baik di mata Tuhan, padahal sebaliknya, kalau kata bokap gua ‘urusan lo itu sama Tuhan, sehingga yang wajib, elo terlihat baik di mata Tuhan, karena jika sudah baik di mata Tuhan, di mata manusia kalaupun tidak terlihat baik berarti mata dia yang masalah,” imbuh Habib menjelaskan.


Bahwa anak jaman sekarang lebih bangga disebut melakukan FWB yang bersifat nafsu adalah kemaksiatan.


Dalam Islam sendiri ada istilah halalnya yang lebih terhindar dari kemaksiatan, yakni ta’aruf, namun memiliki tujuan yang pasti untuk pernikahan.


Hubungan FWB tergolong dilakukan bagi mereka yang enggan memiliki tanggung jawab yang harus dihadapi jika mendapati masalah dari resiko hubungan fwb yang dijalani.


Namun dari panjangnya obrolan tentang FWB, Habib Ja’far setuju dengan istilah FWB ini, lantaran dalam agama Islam pada pandangan Imam Ghozali berkata:


“Pertemananmu harus ada benefitnya atau keuntungan,”


Dalam sebuah hadist Rasululah SAW menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman dalam sabda beliau, yang artinya :


"Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap." (HR. Bukhari dan Muslim)


Seorang mukmin cerminan dari saudaranya yang mukmin. Memilih teman yang baik adalah sesuatu yang tak bisa dianggap remeh. Karena itu, Islam mengajarkan agar kita tak salah dalam memilihnya. Allah berfirman :


وَيَوْمَ يَعَضُّ ٱلظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَٰلَيْتَنِى ٱتَّخَذْتُ مَعَ ٱلرَّسُولِ سَبِيلًا (27) يَٰوَيْلَتَىٰ لَيْتَنِى لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلً (28)

لَّقَدْ أَضَلَّنِى عَنِ ٱلذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَآءَنِى ۗ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِلْإِنسَٰنِ خَذُولًا(29)


Artinya: Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: "Aduh kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. (27) Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab (ku). (28) Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an sesudah al-Qur'an itu datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak menolong manusia. (QS AL-Furqan :27-29)


Allah juga berfirman agar seorang muslim bersabar untuk selalu berkawan dengan orang-orang yang shaleh :


وَٱصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُۥ عَن ذِكْرِنَا وَٱتَّبَعَ هَوَىٰهُ وَكَانَ أَمْرُهُۥ فُرُطًا


"Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta men.Turuti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas." (Surat Al-Kahf : 28).


Habib Ja’far menguraikan apa saja benefit yang dikatakan oleh Imam Ghozali, ada lima hal, diantaranya :


Saat kamu berkumpul dengan temanmu, kamu akan semakin;


· Kamu semakin pintar


· Semakin soleh


• Sopan


· Kamu semakin tidak mencintai dunia


· Sama-sama saling bisa jujur satu sama lain


Sedangkan manusia pada umumnya lebih menganggap benefit hanya bersifat materi duniawi, antara harta, tahta dan wanita.






Penulis: Rivaldi Zachri, Ghaida




 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


Post: Blog2_Post

0895334836657

©2022 by Pembela Pers. Proudly created with Wix.com

bottom of page