top of page
Search

PTMT HIDUPKAN KEMBALI SUASANA KAMPUS II

  • Writer: Pembela Pers
    Pembela Pers
  • Feb 21, 2022
  • 2 min read

Bandung, Pembela Pers - Kamis (17/2) Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) pertama yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Universitas Pasundan mengundang antusiasme mahasiswa yang positif walaupun belum sepenuhnya mahasiswa menghadiri PTMT pertama sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh fakultas. Selain adanya mahasiswa di Kampus II Universitas Pasundan banyak juga sivitas kampus yang sudah beraktivitas normal berjalan sebagaimana mestinya.

“Mahasiswa masih banyak yang memilih belajar secara online. Jadi, kalau misalnya seperti itu kalau saya lihat di daftar hadir bisa sampai 40 yang hadir itu cuma dua atau cuma sepuluh, paling banyak juga sekitar dua belas mahasiswa yang hadir. Sepertinya mahasiswa yang lain sudah terbiasa dengan pembelajaran online.” Ucap Pak Rosa selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Pasundan.

Selain karena mahasiswa yang sudah terbiasa dengan pembelajaran online ada juga beberapa alasan yang membuat mahasiswa belum bisa melaksanakan PTMT seperti misalnya, sedang diluar kota atau masih khawatir karena saat ini sedang dihadapkan pada ancaman penyebaran COVID-19 varian Omicron . Per 16 Februari 2022 pukul 18.59 WIB Pusat Data dan Informasi Covid-19 Kota Bandung mencatat ada penambahan harian sebanyak 1.178 kasus dengan total kasus sejak pertamakali pandemi Covid-19 terjadi di Kota Bandung sudah 52.990 warga Kota Bandung terserang Covid-19.

Metode pembelajaran “hybrid” yang memungkinkan tenaga pengajar dan mahasiswa dapat berinteraksi langsung di kelas maupun di rumah menambah efektifitas dan juga sekaligus menjadi jawaban untuk keluhan mahasiswa yang berkeluh tidak bisa fokus jika pembelajaran yang dilakukan melalui zoom meeting. Beberapa mahasiswa pun banyak juga yang mengaku tidak mampu untuk membeli kuota/data internet secara terus menerus dikarenakan kuota kemendikbud yang tak kunjung cair dan ada pula kendala akses jaringan internet di tempat tinggal mahasiswa. Keluhan mengenai akses jaringan internet adalah yang paling lazim terjadi dikalangan para mahasiswa mahasiswa.

Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Farhani, Mahasiswa Fakultas Hukum Semester 6, berpendapat bahwa penggunaan aplikasi zoom meeting sama sekali tidak efektif, proses penyampaian materi oleh dosen melalui aplikasi ini mengurangi fokus para mahasiswa untuk menyerap intisari dari materi yang disampaikan para dosen. Juga ada kendala-kendala yang dialami selama kehiatan belajar berlangsung seperti akses jaringan internet yang kurang stabil, sehingga pemateri atau rekan mahasiswa lain selalu terdengar tidak jelas belum lagi jika mahasiswa lain yang lupa mematikan microphone HP atau perangkat lainnya dapat menambah kebisingan sehingga mengganggu kenyamanan belajar mengajar.

“Untuk kedepannya pasti akan adanya evaluasi sekitar tiga atau empat pertemuan kedepan. Untuk sekarang mungkin gambarannya masih seperti ini untuk waktu dekat” Ucap Pak Rosa.

Dengan adanya Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) bisa menjadi solusi mahasiswa dalam memilih cara belajar mana yang paling cocok untuk mendukung pengembangan diri mereka ditengah-tengah penyebaran virus COVID-19. Tentunya dengan adanya PTMT juga mahasiswa harus lebih disiplin untuk mengindahkan protokol kesehatan 5M yang diwajibkan di lingkungan kampus, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


Post: Blog2_Post

0895334836657

©2022 by Pembela Pers. Proudly created with Wix.com

bottom of page