Siapakah Orang Yang Disebut "Filsuf" Pertama Kali?
- Pembela Pers
- Feb 11, 2022
- 1 min read





Pembelapers - Bandung, 29 Januari 2022.
Seperti filosof-filosof lain yang berkembang di eranya pemikiran-pemikiran Thales pun tidak lepas dari kaitannya dengan alam semesta. Filosof seperti Thales ingin membuktikan dan meneliti alam semesta menggunakan logika dan sains dan tidak berakar pada dongeng dan cerita.
Thales berpendapat bahwa segala hal yang ada di alam semesta berasal dari air. Ia tinggal di sebuah pulau yang tentunya setiap hari melihat lautan, hal tersebut dapat memberi kehidupan sekaligus dapat menjadi bencana bagi nelayan.
Ia pula pergi menuju Mesir dan menyaksikan masyarakat Mesir yang memanfaatkan Sungai Nil sebagai keperluan penduduknya (Poedjadi dan Muhtar, Tanpa Tahun).
Oleh karena itu, lahirlah pemikiran Thales mengenai hal tersebut. Thales juga pernah meramalkan kejadian berupa gerhana matahari dan tentu dengan mempertimbangkan gejala-gejala yang dilihat dari keadaan alam pada saat terjadinya gerhana matahari tersebut. Maka dari itu atas pemikirannya Thales berpendapat bahwa alam semesta ini berjiwa atau dengan kata lain hidup
Hasil pemikirannya tidak ia tuliskan secara langsung, kisah serta pengalam dan hasil pemikirannya itu disampaikan oleh orang-orang setelahnya yaitu orang yang dekat dan menjadi kepercayaan Thales.
Herodotus dan Aristoteles merupakan merupakan tokoh penting yang menggambarkan perjalanan dan pemikiran-pemikiran Thales sehingga Thales bahkan dikenal sebagai Bapak Filsafat Dunia.

Comments